Banjar, 7 Agustus 2026 — Pendidikan
karakter tidak selalu disampaikan melalui pembelajaran di dalam kelas.
Kebiasaan sederhana yang dilakukan secara rutin juga dapat menjadi bagian
penting dalam membentuk sikap dan kepribadian murid. Salah satunya melalui
Gerakan Infaq dan Shodaqoh yang dilaksanakan secara rutin di MTs Assalam
Martapura sebagai sarana menumbuhkan kepedulian dan semangat berbagi.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Jumat, 7 Agustus 2026
pukul 09.00 WITA dan melibatkan seluruh kelas di MTs Assalam Martapura.
Pelaksanaan kegiatan dikoordinasikan oleh Organisasi Siswa Intra Madrasah
(OSIM) dengan melibatkan Muhammad Alfianwar dan Wahyu Kurniawan sebagai petugas
untuk murid laki-laki, serta Zahwa Fatyia Rosyida dan Zaidah Putri Aqillah
sebagai petugas untuk murid perempuan.
Petugas OSIM berkeliling dari satu kelas ke kelas
lainnya untuk menyampaikan tujuan kegiatan sekaligus menghimpun infaq dan
shodaqoh dari para murid. Proses tersebut berlangsung dengan tertib dan
mengedepankan kesukarelaan. Setiap murid diberikan kesempatan untuk
berpartisipasi sesuai dengan kemampuan dan keikhlasannya.
Bagi madrasah, kegiatan ini memiliki makna yang lebih
luas daripada sekadar mengumpulkan dana. Gerakan infaq dan shodaqoh menjadi
salah satu bentuk pembiasaan karakter religius yang diharapkan dapat membangun
kesadaran murid mengenai pentingnya berbagi dengan orang lain. Nilai tersebut
perlu dikenalkan sejak dini agar kepedulian tidak hanya dipahami sebagai sebuah
nasihat, tetapi dapat diwujudkan melalui tindakan nyata.
Keterlibatan OSIM juga memberikan pengalaman tersendiri
bagi para murid yang mendapat tugas sebagai petugas. Mereka belajar menjalankan
amanah, berkomunikasi dengan teman-teman di kelas, serta melaksanakan tanggung
jawab yang telah diberikan. Dengan demikian, kegiatan sederhana tersebut
sekaligus menjadi ruang bagi pengurus OSIM untuk belajar berorganisasi dan
melayani lingkungan madrasah.
Partisipasi seluruh murid menjadi bagian yang tidak
terpisahkan dari kegiatan ini. Kesediaan untuk berbagi, meskipun dalam jumlah
yang sederhana, memiliki nilai pendidikan ketika dilakukan dengan kesadaran dan
keikhlasan. Dari kebiasaan tersebut, murid diharapkan semakin memahami bahwa
kepedulian sosial dapat dimulai dari lingkungan terdekat.
Melalui Gerakan Infaq dan Shodaqoh, MTs Assalam Martapura berupaya
menjadikan budaya berbagi sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari di
madrasah. Kebiasaan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai rutinitas setiap
pekan, tetapi tumbuh menjadi karakter mulia yang dapat dibawa murid ke
lingkungan keluarga, masyarakat, dan kehidupan mereka pada masa mendatang. (MTs/Ahmad)

0 Komentar