Banjar, 19 Agustus 2026 — Peran guru honor di madrasah swasta terus menunjukkan kontribusi penting dalam menjaga keberlangsungan pendidikan sekaligus membangun karakter murid. Hal tersebut menjadi salah satu semangat dalam kegiatan Workshop Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) bagi Guru Madrasah Sertifikasi yang diselenggarakan Forum Komunikasi Guru Honor RA/Madrasah (FKGHRM) Kabupaten Banjar di Wisma Sultan Sulaiman Martapura, Rabu (19/8/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WITA tersebut diikuti sekitar 300 guru honorer sertifikasi dari berbagai madrasah se-Kabupaten Banjar. Dari MTs Assalam Martapura, kegiatan ini diikuti lima guru, yaitu Raudatul Zannah, S.Pd.I., Gr., Drs. Muhammad Ideris, Suharmi, S.Hut, Yazid Ridha Faujan, S.Pd., serta Arif Rahman Hakim, S.Pd.I., Gr.
Workshop dibuka langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjar, Dr. H. Ahmad Kamal, S.H.I., M.Ag. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia FKGHRM Kabupaten Banjar yang telah berupaya menyelenggarakan kegiatan tersebut dengan baik.
Menurutnya, forum komunikasi guru honor memiliki posisi strategis, bukan hanya sebagai wadah silaturahmi, tetapi juga sebagai ruang untuk menampung dan menyampaikan aspirasi guru honorer sertifikasi yang mengabdi di madrasah swasta. Keberadaan mereka dinilai memiliki kontribusi nyata terhadap kemajuan pendidikan.
“Eksistensi guru di madrasah swasta tidak bisa dipandang sebelah mata,” menjadi salah satu pesan penting yang disampaikan dalam kegiatan tersebut. Guru madrasah dinilai memiliki andil besar dalam memberikan layanan pendidikan dan membentuk generasi yang memiliki pengetahuan sekaligus karakter.
Kurikulum Berbasis Cinta yang menjadi tema workshop juga menjadi momentum untuk memperkuat kembali cara pandang guru dalam menjalankan tugasnya. Pendidikan tidak hanya berkaitan dengan penyampaian materi pembelajaran, tetapi juga bagaimana menghadirkan suasana belajar yang penuh perhatian, keteladanan, penghargaan, dan kepedulian terhadap murid.
Di akhir sambutannya, Kepala Kemenag Kabupaten Banjar berpesan agar para guru senantiasa memiliki mindset positif dalam pikiran dan hati sehingga mampu menjalankan pengabdian dengan bahagia.
Bagi guru MTs Assalam Martapura, keikutsertaan dalam kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk memperluas wawasan sekaligus memperkuat semangat dalam memberikan pelayanan pendidikan yang bermakna bagi murid dan madrasah. (MTs/Ahmad)



0 Komentar