Gladi dilaksanakan Sabtu (5/9/2026) dengan jadwal pukul 13.00 hingga 15.00 WITA di Laboratorium Komputer MTs Assalam Martapura. Tiga murid yang mengikuti kegiatan tersebut adalah Achmad Mirza Farhan dari kelas VIII Al-Aziz, Nazhifa dari kelas VIII An-Nashir, dan Taqiyyah Hanifa dari kelas IX Al-Quddus. Mereka mengikuti gladi dengan pendampingan Guru Bahasa Inggris MTs Assalam Martapura, Yazid Ridha Faujan, S.Pd.
Bagi ketiga murid, gladi menjadi kesempatan untuk mengenal secara langsung mekanisme ujian yang menggunakan perangkat komputer. Tahapan seperti login, memahami tampilan soal, berpindah dari satu soal ke soal berikutnya, menggunakan fitur yang tersedia, hingga mengirimkan jawaban menjadi bagian dari pengalaman yang perlu dikuasai sebelum pelaksanaan sebenarnya.
Selain membiasakan penggunaan sistem, gladi juga memberikan kesempatan kepada murid untuk mengatur waktu pengerjaan. Bidang IPA Terintegrasi membutuhkan kemampuan membaca persoalan, menghubungkan informasi, serta menggunakan penalaran untuk menentukan jawaban. Karena itu, kemampuan membagi waktu menjadi bagian penting agar setiap soal dapat dikerjakan secara cermat.
Dari sisi teknis, kegiatan tersebut juga membantu madrasah memastikan kesiapan sarana pendukung. Komputer dan jaringan internet di laboratorium perlu berfungsi dengan baik agar proses ujian berbasis digital dapat berjalan tanpa hambatan. Gladi menjadi kesempatan untuk mengetahui lebih awal apabila terdapat kendala pada perangkat maupun sistem.
Persiapan teknis juga penting untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan, seperti kendala login, aplikasi yang mengalami gangguan, komputer tidak merespons, hingga masalah koneksi. Dengan mengetahui potensi persoalan sebelum pelaksanaan resmi, pihak madrasah memiliki waktu untuk melakukan penanganan dan menyiapkan alternatif apabila diperlukan.
Bagi murid, pengalaman mengikuti gladi diharapkan dapat mengurangi rasa gugup ketika menghadapi ujian dengan sistem digital. Mereka tidak hanya dituntut siap secara akademik, tetapi juga perlu memiliki ketenangan dan kemampuan beradaptasi dengan teknologi.
Keikutsertaan Achmad Mirza Farhan, Nazhifa, dan Taqiyyah Hanifa dalam gladi OMI 2026 menjadi bagian dari proses persiapan MTs Assalam Martapura untuk menghadapi kompetisi tingkat Kabupaten Banjar. Melalui simulasi ini, ketiganya diharapkan semakin percaya diri, mampu mengelola waktu, serta lebih siap menghadapi soal IPA Terintegrasi pada tahap kompetisi. (MTs/Ahmad)

0 Komentar