Selamat Datang di Website Resmi MTs Assalam Martapura. Alamat : Jl. Zamrud No. 02 RT. 001 RW. 001 Telp. 0822-1343-9492 Martapura Kab. Banjar Kode Pos 70619

Mengenal Ekosistem Secara Nyata, Murid Kelas VIII Al-Aziz MTs Assalam Martapura Membuat Akuarium Mini


Banjar, 19 September 2026 — Pembelajaran IPA di MTs Assalam Martapura tidak selalu berlangsung melalui penjelasan teori di dalam buku. Suasana berbeda terlihat di kelas VIII Al-Aziz ketika Murid mengikuti praktik membuat akuarium mini bersama Guru IPA Suharmi, S.Hut., Sabtu (19/9/2026) pukul 11.05 WITA.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembelajaran IPA untuk membantu Murid memahami konsep ekosistem melalui pengalaman secara langsung. Dengan membuat ekosistem sederhana dalam wadah mini, materi yang sebelumnya dipelajari secara teori dapat diamati dalam bentuk yang lebih konkret dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Dalam praktiknya, Murid memanfaatkan bahan-bahan sederhana yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar. Salah satunya adalah botol air mineral bekas yang dimanfaatkan sebagai wadah. Bahan bekas tersebut kemudian disiapkan dan ditata sedemikian rupa sehingga dapat menjadi tempat bagi komponen ekosistem sederhana.

Melalui kegiatan ini, Murid dikenalkan kembali dengan dua kelompok komponen dalam ekosistem, yaitu biotik dan abiotik. Komponen biotik dapat berupa tanaman air maupun makhluk hidup lain yang sesuai, sedangkan komponen abiotik meliputi air, pasir, batu, serta pencahayaan. Perpaduan berbagai komponen tersebut memberikan gambaran sederhana tentang bagaimana kehidupan berlangsung dalam suatu lingkungan.

Suharmi, S.Hut. mengarahkan Murid untuk tidak hanya menyelesaikan produk akuarium mini, tetapi juga memperhatikan hubungan antarkomponen di dalamnya. Murid dapat mengamati bagaimana makhluk hidup membutuhkan lingkungan yang sesuai untuk bertahan hidup serta bagaimana perubahan salah satu komponen dapat memengaruhi kondisi lainnya.

Praktik ini sekaligus melatih keterampilan proses sains. Murid didorong untuk melakukan pengamatan, mengajukan pertanyaan, menemukan kemungkinan penyebab suatu perubahan, hingga memikirkan solusi. Misalnya, kondisi air yang berubah atau tanaman yang tidak tumbuh dengan baik dapat menjadi bahan pengamatan dan diskusi.

Penggunaan bahan bekas juga memberikan nilai tambahan dalam pembelajaran. Botol air mineral yang sebelumnya tidak digunakan dapat diolah menjadi media belajar yang bermanfaat. Dari kegiatan sederhana tersebut, Murid belajar bahwa pembelajaran IPA dapat dilakukan secara kreatif sekaligus mendorong kepedulian terhadap pemanfaatan barang di sekitar.

Melalui praktik akuarium mini, pembelajaran IPA di MTs Assalam Martapura menjadi pengalaman yang lebih kontekstual. Murid tidak hanya memahami ekosistem melalui teori, tetapi juga belajar mengamati, membuat, dan memahami keterkaitan kehidupan dengan lingkungannya. (MTs/Ahmad)

0 Komentar