Selamat Datang di Website Resmi MTs Assalam Martapura. Alamat : Jl. Zamrud No. 02 RT. 001 RW. 001 Telp. 0822-1343-9492 Martapura Kab. Banjar Kode Pos 70619

Berawal dari Latihan dan Keberanian, Dua Murid MTs Assalam Raih Prestasi di OBA Ke-9

Banjar, 12 Juli 2026 - Dua murid MTs Assalam Martapura berhasil mencatatkan prestasi dalam Olimpiade Bahasa Arab (OBA) Ke-9 Tahun 2026 kategori MTs Negeri/Swasta Non Boarding School tingkat Kabupaten Banjar. Raihana berhasil meraih Juara Harapan I, sedangkan Taqiyyah Hanifa memperoleh Juara Harapan III. Keduanya mengikuti perlombaan secara daring pada Sabtu, 16 Mei 2026 dari Ruang Kelas VII Al-Bashir.

Bagi Raihana, capaian sebagai Juara Harapan I membawa pengalaman tersebut ke tahap berikutnya. Raihana berhak melanjutkan ke tingkat provinsi dan kini mulai mempersiapkan diri untuk menghadapi kompetisi selanjutnya. Kesempatan tersebut menjadi tantangan baru karena persaingan pada tahap berikutnya tentu membutuhkan kesiapan yang lebih matang.

Persiapan sebelumnya dilakukan melalui latihan bersama guru Bahasa Arab, Siti Fatimah Munawarah, S.Pd. Raihana mengikuti arahan dan latihan yang diberikan, kemudian melanjutkannya dengan belajar secara mandiri di rumah. Kebiasaan mengulang kembali materi menjadi salah satu cara yang dilakukannya untuk menjaga pemahaman terhadap pelajaran Bahasa Arab.

Saat mengikuti tahap Kabupaten Banjar, Raihana mengaku sempat merasa takut ketika mulai mengerjakan soal. Namun, ia tetap berusaha menyelesaikan setiap pertanyaan. Menurut pengalamannya, soal berbentuk cerita menjadi salah satu bagian yang lebih mudah dipahaminya dibandingkan jenis soal lainnya.

Sementara itu, Taqiyyah Hanifa juga menjalani persiapan melalui latihan bersama Siti Fatimah Munawarah. Ketika perlombaan berlangsung, ia menemukan soal yang cukup berbeda dari simulasi yang pernah dikerjakan. Tingkat kesulitan tersebut menjadi tantangan tersendiri, terutama karena masih terdapat kosakata Bahasa Arab yang belum sepenuhnya dikuasainya.

Meski menghadapi kendala dalam memahami beberapa soal, Taqiyyah tetap berusaha menyelesaikan perlombaan hingga akhirnya meraih Juara Harapan III. Pengalaman tersebut menjadi bahan evaluasi sekaligus motivasi untuk meningkatkan kemampuan Bahasa Arab pada kesempatan berikutnya.

Sementara itu, Raihana kini memiliki tugas baru untuk mempersiapkan diri menuju tingkat provinsi. Pengalaman di tingkat kabupaten menjadi bekal untuk mengetahui karakter soal, mengelola rasa gugup, serta mengenali materi yang masih perlu diperkuat.

Capaian Raihana dan Taqiyyah menunjukkan bahwa kompetisi dapat menjadi bagian dari proses belajar yang memberikan pengalaman nyata kepada murid. Selain hasil berupa penghargaan, keduanya memperoleh kesempatan untuk mengukur kemampuan, belajar menghadapi tekanan, dan memahami pentingnya persiapan sebelum menghadapi tantangan berikutnya. (MTs/Ahmad)


 

0 Komentar