Banjar, 25 Juli 2026 – Kemampuan berbicara di depan orang lain tidak selalu tumbuh dengan sendirinya. Diperlukan latihan yang dilakukan secara bertahap agar seseorang mampu menyampaikan gagasan dengan jelas dan percaya diri. Berangkat dari kebutuhan tersebut, MTs Assalam Martapura mulai menghadirkan ekstrakurikuler Muhadarah sebagai salah satu ruang bagi murid untuk mengembangkan kemampuan berbicara sekaligus memperkuat wawasan keagamaan.
Kegiatan perdana ekstrakurikuler Muhadarah dilaksanakan pada Sabtu, 25 Juli 2026, pukul 07.30 hingga 08.50 WITA. Kegiatan berlangsung di perpustakaan madrasah dengan bimbingan Guru Istiqomah HM, M.Pd., Gr. Dalam pertemuan awal ini, murid diperkenalkan pada sejumlah dasar yang menjadi bekal penting sebelum tampil menyampaikan pidato atau ceramah.
Latihan diawali dengan pembelajaran artikulasi. Murid diarahkan untuk memperhatikan cara mengucapkan kata dan bunyi dengan jelas agar pesan yang disampaikan dapat diterima pendengar dengan baik. Salah satu latihan yang diberikan adalah teknik vokal AIUEO. Latihan tersebut membantu murid mengenali dan mengatur pengucapan suara sehingga lebih terdengar ketika berbicara di hadapan orang lain.
Selain artikulasi, murid juga berlatih melalui tongue twister. Latihan pengucapan dengan rangkaian kata tertentu ini dilakukan untuk membantu meningkatkan kelancaran berbicara sekaligus melatih koordinasi antara pikiran dan ucapan. Meski terlihat sederhana, latihan tersebut dapat menjadi tantangan tersendiri bagi murid dan membuat suasana kegiatan menjadi lebih aktif.
Muhadarah tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan murid yang mampu berpidato. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi sarana pembentukan mental dan karakter. Murid belajar menghadapi rasa gugup, mengatur suara, memilih kata yang tepat, serta menyampaikan gagasan secara terstruktur. Kemampuan tersebut dapat bermanfaat dalam berbagai situasi, baik di lingkungan madrasah maupun ketika mereka melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
Dari sisi keagamaan, Muhadarah juga mendorong murid untuk memperluas wawasan melalui kegiatan membaca, memahami materi, dan menyusun bahan yang akan disampaikan. Dalam perkembangannya, murid diharapkan tidak hanya mampu menjadi penceramah, tetapi juga dapat mengambil peran sebagai pembawa acara, pembaca doa, maupun petugas dalam berbagai kegiatan.
Dengan dimulainya ekstrakurikuler Muhadarah, MTs Assalam Martapura membuka ruang pembinaan yang memadukan keterampilan komunikasi dengan nilai-nilai keagamaan. Latihan yang dilakukan secara rutin diharapkan dapat menumbuhkan keberanian murid untuk berbicara, tampil, dan berkontribusi di tengah masyarakat. (MTs/Ahmad)

0 Komentar