Banjar, 22 Agustus 2026 — Halaman MTs Assalam Martapura kembali menjadi ruang pertemuan yang penuh inspirasi. Pada Sabtu, 22 Agustus 2026 pukul 09.30 WITA, madrasah menerima kunjungan Abdurrahman B.Ec., M.Ec., alumni MTs Assalam Martapura yang berhasil menempuh pendidikan hingga luar negeri dan kini melanjutkan kiprahnya di bidang akademik.
Kunjungan tersebut berlangsung setelah rangkaian pembagian hadiah lomba dalam peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia. Kehadiran Abdurrahman disambut hangat oleh keluarga besar MTs Assalam dan SMA-IT Assalam. Ia terlebih dahulu menyambangi guru Bahasa Inggris MTs Assalam Martapura, Yazid Ridha Faujan, S.Pd., yang kemudian memperkenalkannya kepada murid dan para guru.
Dalam kesempatan tersebut, Abdurrahman memperkenalkan perjalanan pendidikannya sekaligus berbagi pengalaman selama berada di luar negeri. Ia merupakan alumni MTs Assalam yang berhasil melanjutkan pendidikan S1 dengan beasiswa Pemerintah Rusia dan kemudian menempuh pendidikan S2 melalui beasiswa Pemerintah Belgia. Setelah menyelesaikan pendidikan, ia juga berkesempatan menjalani aktivitas akademik sebagai asisten dosen di Belgia.
Cerita yang disampaikan tidak sekadar tentang keberhasilan memperoleh beasiswa. Abdurrahman juga menceritakan berbagai pengalaman selama beradaptasi dengan lingkungan, budaya, sistem pendidikan, hingga kehidupan sehari-hari di luar negeri. Bahkan, perjalanan hidupnya di luar negeri turut mempertemukannya dengan pasangan hidup.
Suasana semakin interaktif ketika murid dan guru MTs Assalam serta SMA-IT Assalam diberikan kesempatan bertanya. Berbagai pertanyaan muncul seputar pengalaman belajar, perjuangan mendapatkan beasiswa, kehidupan di luar negeri, hingga kiat mempersiapkan diri untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi.
Kegiatan kemudian ditutup oleh salah seorang guru yang pernah mengajarnya, Drs. Muhammad Ideris, guru mata pelajaran Tahfidz, Fikih, Al-Qur'an Hadis, sekaligus Tilawah di MTs Assalam Martapura.
Usai kegiatan di madrasah, Abdurrahman melanjutkan silaturahmi ke rumah gurunya, Abdullah Ali. Di sana berlangsung acara syukuran atas kesembuhan beliau setelah menjalani perawatan di rumah sakit. Pertemuan tersebut berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan.
Kehadiran alumni seperti Abdurrahman menjadi pengingat bahwa perjalanan pendidikan yang dimulai dari madrasah dapat membuka jalan menuju pengalaman yang lebih luas. Kisahnya diharapkan menjadi motivasi bagi murid MTs Assalam untuk berani memiliki cita-cita tinggi, memperkuat kemampuan bahasa, serta mempersiapkan diri menghadapi kesempatan pendidikan di masa depan. (MTs/Ahmad)


0 Komentar