Banjar, 24 Agustus 2026 - MTs Assalam Martapura bersama MI dan SMA-IT Assalam Martapura kembali melaksanakan upacara bendera pada Senin, 24 Agustus 2026. Kegiatan berlangsung pukul 07.30 WITA di halaman madrasah dan diikuti oleh seluruh murid serta guru dari tiga jenjang pendidikan di lingkungan Assalam.
Upacara menjadi momentum untuk mengawali pekan dengan semangat baru sekaligus menanamkan nilai kedisiplinan, nasionalisme, dan tanggung jawab kepada murid. Bertindak sebagai pembina upacara dari Polsek Martapura Kota, Eko Priyo HS, yang dalam amanatnya mengajak murid memetik semangat perjuangan para pahlawan untuk diterapkan dalam kehidupan sebagai pelajar.
Eko menyampaikan bahwa perjuangan para pahlawan dalam mengusir penjajahan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk melawan berbagai kebiasaan buruk yang dapat menghambat masa depan. Menurutnya, salah satu bentuk perjuangan murid saat ini adalah belajar dengan sungguh-sungguh sebagai bagian dari upaya mencerdaskan kehidupan bangsa.
“Di mana ada kemauan, di situ ada jalan,” menjadi salah satu pesan yang disampaikan dalam amanat tersebut. Murid didorong untuk memiliki kemauan dalam belajar, membangun akhlak yang tinggi, serta berusaha meraih prestasi sesuai kemampuan masing-masing.
Selain persoalan pendidikan, Eko juga mengingatkan pentingnya toleransi dalam kehidupan sehari-hari. Sikap saling menghargai dan menghormati perlu diterapkan bukan hanya di lingkungan sekolah, tetapi juga ketika murid berada di tengah masyarakat. Perbedaan tidak seharusnya menjadi alasan untuk saling menjauh, melainkan menjadi kesempatan untuk belajar hidup berdampingan.
Pesan tentang kebersihan turut menjadi bagian dari amanat. Eko mengingatkan bahwa kebersihan merupakan bagian dari iman sehingga harus diwujudkan melalui kebiasaan sederhana, seperti membuang sampah pada tempatnya. Kebiasaan tersebut diharapkan diterapkan secara konsisten, baik di sekolah maupun di lingkungan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, murid juga diingatkan mengenai kewajiban berbakti kepada orang tua. Orang tua telah memberikan dukungan dan perhatian, sementara guru memberikan pengetahuan serta bimbingan di madrasah. Karena itu, murid diajak untuk selalu bersyukur dan berterima kasih kepada orang tua serta bapak dan ibu guru.
Pesan-pesan tersebut menjadi pengingat bahwa pendidikan tidak hanya berkaitan dengan pencapaian akademik. Akhlak, disiplin, toleransi, kebersihan, rasa syukur, dan penghormatan kepada orang lain merupakan bagian penting dalam membentuk pribadi yang baik.
Upacara berlangsung tertib hingga selesai. Melalui amanat pembina, seluruh murid diharapkan mampu membawa semangat perjuangan ke dalam kehidupan sehari-hari dengan belajar lebih sungguh-sungguh, menjaga akhlak, menghormati sesama, dan terus berusaha meraih prestasi. (MTs/Ahmad)

0 Komentar