Pembelajaran yang seharusnya berlangsung lebih pagi diundur hingga pukul 08.30 sampai 09.30 WITA sebagai bentuk penyesuaian terhadap kondisi kabut asap. Pada kesempatan tersebut, Halaqoh Sayyid Muhammad Alkaff bergabung bersama Halaqoh Kelompok 1 yang biasanya dibimbing oleh Drs. Muhammad Ideris.
Penggabungan halaqoh dilakukan karena Drs. Muhammad Ideris berhalangan hadir pada kegiatan tersebut karena izin. Meskipun terdapat perubahan susunan kelompok, kegiatan pembelajaran tetap dapat berlangsung dengan tertib dan lancar.
Kegiatan dilaksanakan di Ruang Kelas VII Al-Bashir. Murid dari kedua halaqoh mengikuti pembelajaran bersama dalam suasana yang tetap kondusif. Penggabungan ini juga menjadi kesempatan bagi murid untuk belajar bersama dan membangun kebersamaan dalam kegiatan Tahfidz.
Pada tahap pertama, kegiatan diisi dengan membaca Al-Qur’an selama kurang lebih setengah jam. Murid mengikuti pembacaan dari Surah Ad-Dhuha hingga Ad-Dhariyat sebagai bagian dari pembiasaan membaca dan menjaga kelancaran bacaan Al-Qur’an.
Setelah sesi membaca selesai, kegiatan dilanjutkan dengan setoran hafalan. Setoran dilakukan secara khusus bagi murid Halaqoh Sayyid Muhammad Alkaff untuk mengetahui perkembangan hafalan yang telah dipelajari. Murid diberikan kesempatan untuk menyetorkan hafalan dan mendapatkan arahan dalam proses pembelajaran.
Penyesuaian waktu dan penggabungan kelompok menunjukkan bahwa kegiatan pembelajaran dapat tetap berjalan dengan memperhatikan kondisi yang ada. Di tengah situasi kabut asap, madrasah melakukan penyesuaian agar kegiatan tetap terlaksana dengan baik.
Pembelajaran Tahfidz tidak hanya berfokus pada kemampuan menghafal, tetapi juga membangun kedisiplinan dan kecintaan murid terhadap Al-Qur’an. Rutinitas membaca, mengulang hafalan, dan melakukan setoran menjadi bagian dari proses membentuk kebiasaan Qur’ani.
Semangat murid mengikuti kegiatan menjadi hal positif di tengah kondisi pagi yang terdampak kabut asap. Dengan adanya kerja sama dan penyesuaian, kegiatan Halaqoh Sayyid Muhammad Alkaff bersama Halaqoh Kelompok 1 dapat berlangsung dengan lancar.
Kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa semangat belajar dan menjaga hafalan Al-Qur’an tetap dapat dipelihara melalui kebersamaan, kedisiplinan, dan kemampuan beradaptasi dengan kondisi yang ada. (MTs/Ahmad)

0 Komentar