Banjar, 14 Agustus 2026 — Pembiasaan berbagi menjadi salah satu cara sederhana untuk menanamkan nilai kepedulian dan keikhlasan kepada murid. Hal tersebut dilakukan melalui kegiatan Jum'at Infaq dan Shodaqoh di MTs Assalam Martapura pada Jumat, 14 Agustus 2026 pukul 09.00 WITA. Kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan petugas OSIM yang berkeliling ke seluruh ruang kelas untuk mengumpulkan infaq dan shodaqoh dari murid.
Petugas OSIM perempuan yang bertugas adalah Zaidah Putri Aqillah dan Taqiyyah Hanifa, sedangkan petugas laki-laki yaitu Rafkan dan Muhammad Alifanwar. Mereka menjalankan tugas dengan mendatangi ruang-ruang kelas sesuai pembagian yang telah ditentukan.
Jum'at Infaq dan Shodaqoh tidak hanya menjadi kegiatan pengumpulan dana, tetapi juga menjadi bagian dari pembiasaan nilai keagamaan di lingkungan madrasah. Melalui kegiatan tersebut, murid diajak untuk belajar berbagi secara ikhlas dan memahami bahwa sebagian rezeki yang dimiliki dapat memberikan manfaat bagi orang lain.
Kebiasaan berinfaq juga dapat membantu menumbuhkan rasa syukur. Murid belajar menghargai apa yang dimiliki sekaligus memahami pentingnya membantu sesama. Nilai yang diperoleh tidak hanya bersumber dari materi pembelajaran agama di kelas, tetapi juga melalui praktik nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ini turut membangun kepedulian sosial di lingkungan kelas. Ketika murid terbiasa berbagi, rasa empati terhadap kondisi teman dan warga madrasah dapat tumbuh secara perlahan. Semangat tersebut dapat mempererat hubungan antarmurid serta menciptakan suasana kebersamaan yang lebih kuat.
Dana yang terkumpul juga dapat dikelola untuk kebutuhan sosial dan kepentingan bersama sesuai dengan ketentuan yang berlaku di madrasah. Misalnya, dana sosial dapat dimanfaatkan untuk membantu teman yang sedang sakit, memberikan dukungan ketika terdapat keluarga murid yang mengalami musibah, atau memenuhi kebutuhan tertentu yang berkaitan dengan kepentingan bersama.
Selain itu, kegiatan ini memberikan pengalaman kepada pengurus OSIM dalam menjalankan amanah. Petugas belajar menjalankan tugas dengan tertib, sementara pengelolaan dana menuntut sikap jujur, bertanggung jawab, dan transparan.
Jum'at Infaq dan Shodaqoh diharapkan dapat terus menjadi bagian dari budaya positif MTs Assalam Martapura. Dari kegiatan sederhana yang dilakukan secara rutin, murid belajar bahwa kepedulian tidak selalu harus diwujudkan dalam bentuk besar. Memberi dengan ikhlas, membantu sesama, dan menjaga amanah merupakan nilai yang dapat dibawa dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan menjadi salah satu bentuk pembiasaan yang menghubungkan nilai keagamaan dengan kepedulian sosial di lingkungan madrasah. (MTs/Ahmad)

0 Komentar