Banjar, 4 Agustus 2026 — Ruang Bimbingan Konseling (BK) di madrasah sering kali identik dengan tempat murid yang mengalami masalah kedisiplinan. Padahal, fungsi layanan BK memiliki cakupan yang lebih luas. Bagi murid yang sedang berada pada masa remaja, ruang tersebut dapat menjadi tempat untuk memperoleh arahan, menyampaikan persoalan, sekaligus mendapatkan pendampingan dalam menghadapi berbagai perubahan yang mereka alami.
Hal tersebut menjadi bagian dari layanan Bimbingan Konseling di MTs Assalam. Pada Selasa, 4 Agustus 2026 pukul 10.30 WITA, Guru BK Muhammad Maulani Hermawan, S.Pd.I memberikan layanan kepada murid di Ruang Bimbingan Konseling (BK) madrasah.
Pendampingan dilakukan sebagai bagian dari perhatian madrasah terhadap perkembangan murid yang berada pada rentang usia remaja. Pada fase ini, murid mulai mengalami perubahan fisik, emosional, dan sosial yang cukup kuat. Perubahan tersebut terkadang memengaruhi cara mereka berinteraksi, mengambil keputusan, maupun menyikapi persoalan yang muncul dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam layanan BK, persoalan yang dibicarakan tidak terbatas pada pelanggaran tata tertib madrasah. Murid juga dapat menyampaikan masalah pribadi yang dihadapi di rumah maupun persoalan lain yang dapat memengaruhi kenyamanan dan proses mereka dalam menjalani aktivitas pendidikan.
Guru BK memberikan pendampingan dengan mengarahkan murid untuk memahami persoalan yang dihadapi dan mencari langkah penyelesaian secara lebih bijak. Pendekatan seperti ini penting agar murid tidak hanya mengetahui aturan yang harus dipatuhi, tetapi juga memahami alasan di balik sebuah tindakan serta konsekuensi dari keputusan yang mereka ambil.
Selain aspek psikologis dan sosial, pendampingan di lingkungan madrasah juga tidak terlepas dari nilai-nilai spiritual. Penguatan tersebut diharapkan dapat membantu murid memiliki pegangan ketika menghadapi berbagai pengaruh lingkungan dan pergaulan pada masa remaja.
Melalui layanan BK yang dilakukan secara berkelanjutan, MTs Assalam berupaya membangun lingkungan pendidikan yang tidak hanya memperhatikan capaian akademik. Perkembangan karakter, kematangan dalam menghadapi persoalan, serta kemampuan murid mengenali potensi dirinya juga menjadi bagian penting dalam proses pendidikan.
Pelaksanaan layanan Bimbingan Konseling pada Selasa tersebut berlangsung dengan lancar. Kehadiran layanan BK diharapkan dapat menjadi salah satu bentuk pendampingan madrasah agar murid mampu melewati masa remaja dengan lebih terarah, bertanggung jawab, dan memiliki kepercayaan diri dalam menghadapi berbagai tantangan. (MTs/Ahmad)

0 Komentar