Banjar, 12 September 2026 — Sabtu di MTs Assalam Martapura tidak hanya menjadi jeda dari rutinitas pembelajaran di kelas. Pagi hari dimanfaatkan sebagai ruang bagi Murid untuk mengembangkan kemampuan melalui berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang dirancang sesuai minat, bakat, serta kebutuhan pembentukan karakter.
Kegiatan ekstrakurikuler Sabtu tersebut berlangsung pada pukul 07.30 hingga 08.50 WITA dengan empat kegiatan yang berjalan secara bersamaan, yakni Tilawah, Palang Merah Remaja (PMR), Pramuka, dan Muhadaroh. Masing-masing kegiatan menempati tempat yang berbeda dan didampingi pembina atau pelatih sesuai bidangnya.
Ekstrakurikuler Tilawah berlangsung di ruang kelas VII Al-Bashir bersama Guru Tilawah Drs. Muhammad Ideris. Kegiatan ini menjadi wadah bagi Murid untuk memperdalam kemampuan membaca Al-Qur’an sekaligus mengembangkan seni suara dan penghayatan terhadap ayat-ayat Al-Qur’an.
Di aula madrasah, kegiatan PMR didampingi Pelatih Abdul Qodir. Melalui aktivitas kepalangmerahan, Murid diarahkan untuk memiliki kepedulian terhadap sesama serta mengenal keterampilan yang berkaitan dengan kesehatan, pertolongan pertama, dan kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi tertentu.
Sementara itu, halaman madrasah menjadi tempat berlangsungnya latihan Pramuka bersama Pelatih Muhammad Maulani Hermawan, S.Pd. Kegiatan ini memberikan ruang bagi Murid untuk belajar disiplin, kerja sama, tanggung jawab, kemandirian, serta berbagai keterampilan yang mendukung ketangguhan mental.
Adapun kegiatan Muhadaroh dilaksanakan di ruang kelas IX Al-Quddus bersama Pelatih Istiqomah HM, M.Pd., Gr. Melalui latihan berbicara dan penyampaian pesan, Murid mendapatkan kesempatan mengembangkan keberanian tampil, kemampuan berkomunikasi, serta keterampilan menyesuaikan penyampaian dengan situasi dan audiens.
Pelaksanaan empat ekstrakurikuler secara bersamaan menunjukkan bahwa pengembangan Murid di madrasah tidak hanya diarahkan pada kemampuan akademik. Setiap kegiatan memiliki karakter dan tujuan berbeda, tetapi saling melengkapi. Tilawah memperkuat sisi spiritual, Muhadaroh mengembangkan komunikasi, PMR menumbuhkan kepedulian sosial, sedangkan Pramuka membangun kemandirian dan kerja sama.
Melalui kegiatan rutin tersebut, MTs Assalam Martapura berupaya memberikan ruang belajar yang lebih luas bagi Murid. Pembelajaran tidak berhenti di dalam kelas, tetapi juga tumbuh melalui pengalaman, latihan, kreativitas, dan interaksi yang membentuk karakter secara bertahap. (MTs/Ahmad)

0 Komentar