Banjar, 5 September 2026 — Persiapan menghadapi Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026 tingkat Kabupaten Banjar terus dilakukan MTs Assalam Martapura. Tiga murid mengikuti gladi bidang Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) untuk mengenal lebih dekat mekanisme kompetisi berbasis komputer sekaligus menguji kesiapan sebelum pelaksanaan resmi.
Gladi berlangsung Sabtu (5/9/2026) pukul 15.30 hingga 17.30 WITA di Laboratorium Komputer MTs Assalam Martapura. Tiga murid yang mengikuti kegiatan tersebut adalah Rino Akbar Pratama dari kelas IX Ar-Rasyid, Nur Aisyah dari kelas IX Al-Quddus, dan Syarifah Zein Azkiya dari kelas IX Al-Quddus. Ketiganya mengikuti simulasi dengan pendampingan Guru Bahasa Inggris MTs Assalam Martapura, Yazid Ridha Faujan, S.Pd.
Dalam gladi tersebut, murid berkesempatan mencoba secara langsung alur ujian berbasis digital. Proses login, membaca petunjuk, memahami tampilan soal, menggunakan menu navigasi, hingga mengirimkan jawaban menjadi bagian yang perlu dikuasai agar murid tidak lagi asing dengan sistem ketika menghadapi kompetisi sebenarnya.
Bidang IPS memiliki karakter soal yang membutuhkan kemampuan memahami informasi dan menganalisis berbagai persoalan. Murid dapat berhadapan dengan narasi, data, grafik, peta, maupun persoalan yang membutuhkan keterkaitan antara satu informasi dengan informasi lainnya. Kondisi tersebut membuat kemampuan membaca secara cermat dan mengatur waktu menjadi penting.
Gladi juga menjadi kesempatan bagi ketiga murid untuk mencoba strategi pengerjaan dalam batas waktu yang telah ditentukan. Dengan simulasi tersebut, murid dapat mengetahui bagaimana membagi waktu antara membaca soal, memahami informasi, melakukan analisis, dan menentukan jawaban.
Dari sisi madrasah, kegiatan ini sekaligus menjadi uji kesiapan perangkat pendukung. Komputer dan koneksi internet perlu dipastikan dapat digunakan dengan baik selama proses simulasi. Apabila ditemukan kendala teknis, madrasah masih memiliki kesempatan untuk melakukan perbaikan sebelum kompetisi resmi berlangsung.
Pengalaman mengikuti gladi juga diharapkan dapat membantu murid mengurangi rasa gugup. Familiaritas terhadap sistem ujian membuat perhatian mereka dapat lebih diarahkan pada substansi soal, bukan lagi pada cara mengoperasikan perangkat.
Bagi MTs Assalam Martapura, persiapan OMI tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik murid. Kesiapan teknis, kemampuan beradaptasi dengan sistem digital, pengelolaan waktu, serta ketenangan dalam menghadapi kompetisi turut menjadi bagian dari proses pembinaan.
Keikutsertaan Rino Akbar Pratama, Nur Aisyah, dan Syarifah Zein Azkiya dalam gladi menjadi salah satu tahapan persiapan untuk menghadapi OMI 2026 bidang IPS tingkat Kabupaten Banjar. Melalui simulasi tersebut, ketiganya diharapkan semakin percaya diri dan mampu memberikan kemampuan terbaik ketika memasuki kompetisi. (MTs/Ahmad)

0 Komentar