Banjar, 7 September 2026 — Sepuluh murid MTs Assalam Martapura mendapat arahan khusus menjelang pelaksanaan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026 tingkat Kabupaten Banjar. Pertemuan yang dipimpin Kepala MTs Assalam Martapura, Raudatul Zannah, S.Pd.I., Gr., tersebut berlangsung di Ruang Kepala Madrasah, Senin (7/9/2026) pukul 11.30 WITA.
Pertemuan menjadi bagian dari pemantapan kesiapan murid sebelum mengikuti kompetisi. Selain menyampaikan informasi mengenai pelaksanaan OMI, kepala madrasah memberikan arahan agar para murid memahami tanggung jawab yang dibawa ketika mewakili MTs Assalam Martapura dalam ajang tersebut.
Sepuluh murid yang mengikuti pertemuan terdiri atas Achmad Mirza Farhan dan Fathan Rizqoni dari kelas VIII Al-Aziz; Nazhifa dari kelas VIII An-Nashir; Gt. Akhmad Muzakir dan Rino Akbar Pratama dari kelas IX Ar-Rasyid; serta Nur Aisyah, Raihana, Syarifah Zein Azkiya, dan Taqiyyah Hanifa dari kelas IX Al-Quddus.
Arahan diberikan untuk menyamakan pemahaman mengenai hal-hal yang perlu diperhatikan selama mengikuti tahapan OMI. Murid diingatkan agar memperhatikan jadwal, ketentuan pelaksanaan, tata tertib, serta prosedur yang telah ditetapkan sehingga persiapan tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik.
Kesiapan teknis juga menjadi bagian yang perlu diperhatikan. Setelah sebelumnya mengikuti gladi menggunakan sistem berbasis komputer, murid diharapkan semakin terbiasa dengan mekanisme ujian digital. Pengalaman tersebut menjadi modal untuk menghadapi pelaksanaan kompetisi dengan lebih tenang dan percaya diri.
Selain kesiapan teknis, pengondisian mental menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut. Kompetisi membutuhkan konsentrasi, ketelitian, dan kemampuan mengelola waktu. Murid diarahkan untuk tidak mudah terpengaruh oleh suasana kompetisi serta tetap mengerjakan setiap soal dengan fokus.
Bagi MTs Assalam Martapura, keikutsertaan dalam OMI juga menjadi bagian dari upaya memberikan ruang kepada murid untuk mengembangkan potensi akademiknya. Kompetisi tidak semata-mata diukur dari hasil akhir, tetapi juga dari pengalaman, kedisiplinan, dan keberanian murid menghadapi tantangan.
Pertemuan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa setiap murid yang mengikuti OMI membawa nama madrasah. Karena itu, sikap sportif, tertib, jujur, dan bertanggung jawab diharapkan tetap menjadi bagian dari perjuangan mereka selama kompetisi.
Dengan arahan dan persiapan yang telah dilakukan, sepuluh murid MTs Assalam Martapura diharapkan mampu menghadapi OMI 2026 tingkat Kabupaten Banjar dengan kesiapan yang lebih matang. Dukungan madrasah akan terus diberikan agar para murid dapat tampil optimal sesuai bidang yang diikuti ditutup dengan foto bersama. (MTs/Ahmad)


0 Komentar