Banjar, 17 September 2026 — Setelah rapat bulanan, MTs Assalam Martapura melanjutkan kegiatan dengan desiminasi hasil Sosialisasi Piloting Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Kegiatan tersebut menjadi sarana berbagi informasi kepada Dewan Guru dan Staff mengenai materi yang diperoleh dari kegiatan sosialisasi yang telah diikuti sebelumnya.
Desiminasi berlangsung pada Kamis, 17 September 2026, pukul 12.00 WITA di ruang kelas VIII Al-Aziz. Kegiatan diikuti oleh Dewan Guru dan Staff MTs Assalam Martapura setelah menyelesaikan agenda rapat bulanan September 2026.
Kegiatan dibuka oleh Kepala MTs Assalam Martapura, Raudatul Zannah, S.Pd.I., Gr. Dalam pembukaannya, kegiatan desiminasi diarahkan sebagai ruang untuk menyampaikan kembali pengetahuan dan informasi yang diperoleh dari kegiatan Sosialisasi Piloting Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta.
Materi desiminasi disampaikan oleh Wakil Kepala Bagian Kurikulum sekaligus Guru IPA MTs Assalam Martapura, Suharmi, S.Hut., dan Guru Tahfidz serta Fikih, Arif Rahman Hakim, S.Pd.I., Gr., yang juga berperan sebagai operator. Keduanya merupakan bagian dari guru MTs Assalam Martapura yang mengikuti kegiatan Sosialisasi Piloting Implementasi KBC sebelumnya.
Sosialisasi tersebut diselenggarakan oleh Kelompok Kerja Pengawas (POKJAWAS) Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjar pada Kamis, 10 September 2026 di MAN 3 Banjar. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses pengenalan dan penguatan pemahaman mengenai implementasi Kurikulum Berbasis Cinta di lingkungan madrasah.
Melalui desiminasi, Suharmi dan Arif menyampaikan kembali informasi yang diperoleh selama mengikuti kegiatan sosialisasi. Penyampaian tersebut diharapkan dapat membantu Dewan Guru dan Staff memahami arah serta hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penerapan KBC di MTs Assalam Martapura.
Kegiatan desiminasi tidak hanya berlangsung satu arah. Setelah penyampaian materi, Dewan Guru dan Staff diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan dan menyampaikan hal-hal yang masih membutuhkan penjelasan. Sesi tanya jawab menjadi bagian penting karena setiap guru dapat menghubungkan materi yang disampaikan dengan pelaksanaan pembelajaran di madrasah.
Bagi MTs Assalam Martapura, desiminasi menjadi langkah untuk memperluas informasi dari kegiatan yang sebelumnya hanya diikuti oleh beberapa perwakilan. Dengan berbagi hasil sosialisasi kepada warga madrasah, pemahaman mengenai KBC diharapkan dapat berkembang secara bersama dan tidak berhenti pada peserta kegiatan.
Kegiatan dilanjutkan kemudian setelah sesi tanya jawab selesai. Melalui forum tersebut, MTs Assalam Martapura melanjutkan proses penguatan pemahaman KBC secara internal sebagai bagian dari persiapan menuju implementasi kurikulum yang dapat diterapkan sesuai kondisi dan kebutuhan madrasah. Kegiatan ditutup dengan do'a yang dipimpin oleh Guru Nahwu Shorof Abdullah Ali . (MTs/Ahmad)

0 Komentar