Selamat Datang di Website Resmi MTs Assalam Martapura. Alamat : Jl. Zamrud No. 02 RT. 001 RW. 001 Telp. 0822-1343-9492 Martapura Kab. Banjar Kode Pos 70619

Praktik Wudhu di MTs Assalam Martapura, Arif Rahman Hakim Bimbing Murid Kelas VII Al-Bashir


Banjar, 15 September 2026 — Pembelajaran Fikih di MTs Assalam Martapura tidak hanya berlangsung melalui penjelasan materi di dalam kelas. Guru Fikih kelas VII, Arif Rahman Hakim, S.Pd.I., Gr., mengajak Murid kelas VII Al-Bashir mengikuti praktik berwudhu secara langsung untuk memastikan pemahaman yang diperoleh dapat diterapkan dalam pelaksanaan ibadah.

Kegiatan praktik berlangsung pada Selasa, 15 September 2026, pukul 14.10 hingga 14.50 WITA. Praktik dilaksanakan di tempat wudhu laki-laki dan kemudian dilanjutkan dengan refleksi pembelajaran di ruang kelas VII Al-Bashir.

Dalam kegiatan tersebut, Murid tidak hanya mengingat kembali materi mengenai wudhu yang telah dipelajari, tetapi juga mempraktikkan tata cara berwudhu secara langsung. Arif Rahman Hakim memberikan arahan sekaligus memperhatikan pelaksanaan setiap tahapan yang dilakukan Murid.

Praktik secara langsung menjadi bagian penting dalam pembelajaran Fikih karena terdapat perbedaan antara memahami tata cara wudhu melalui teori dan mampu melaksanakannya dengan benar. Melalui kegiatan tersebut, guru dapat melihat secara langsung pemahaman Murid sekaligus memberikan koreksi apabila terdapat gerakan, urutan, atau pelaksanaan yang perlu diperbaiki.

Bagi Murid kelas VII Al-Bashir, kegiatan praktik juga memberikan pengalaman belajar yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari. Wudhu bukan hanya materi yang dipelajari untuk kebutuhan pembelajaran Fikih, tetapi merupakan bagian dari persiapan ibadah yang perlu dilakukan dengan memperhatikan ketentuan yang telah diajarkan.

Setelah praktik di tempat wudhu, pembelajaran dilanjutkan di kelas melalui kegiatan refleksi. Murid diajak mengingat kembali tahapan yang telah dilakukan serta mengevaluasi pengalaman selama praktik. Refleksi tersebut menjadi kesempatan untuk memperkuat pemahaman sekaligus mengetahui bagian yang masih perlu diperbaiki.

Kegiatan praktik juga mengajarkan pentingnya menjaga kebersihan dan kesucian diri. Pembiasaan tersebut diharapkan dapat tumbuh dalam keseharian Murid, sehingga pembelajaran Fikih tidak berhenti pada penguasaan pengetahuan, tetapi turut membentuk keterampilan dan kebiasaan dalam menjalankan ibadah.

Melalui bimbingan Arif Rahman Hakim, pembelajaran Fikih kelas VII Al-Bashir dikemas dengan pendekatan praktik dan refleksi. Cara tersebut memberikan ruang kepada Murid untuk belajar melalui pengalaman langsung, kemudian menghubungkannya kembali dengan materi yang telah dipelajari di kelas.

Praktik berwudhu menjadi salah satu bentuk pembelajaran yang menghubungkan teori dengan penerapan. Dengan demikian, Murid diharapkan semakin memahami tata cara wudhu dan mampu melaksanakannya dengan benar dalam kehidupan sehari-hari. (MTs/Ahmad)





 

0 Komentar