Upacara kali ini menghadirkan Kepala KUA Martapura Kota, Zulkifli H,S. S.Ag., M.M., sebagai Pembina Upacara. Dalam amanatnya, ia mengajak Murid untuk memahami bahwa pembentukan karakter tidak berlangsung secara instan, melainkan tumbuh dari kebiasaan yang dilakukan secara terus-menerus, terutama sejak usia muda.
“Bisa karena terbiasa,” menjadi pesan yang ditekankan dalam amanat tersebut. Menurutnya, kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten dapat memberikan pengaruh besar terhadap pembentukan kepribadian dan masa depan seorang anak. Karena itu, masa muda perlu diisi dengan kebiasaan yang mampu membangun kedisiplinan, kesehatan, spiritualitas, pengetahuan, serta kepedulian sosial.
Zulkifli juga mengingatkan pentingnya menerapkan tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat, yakni bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, serta tidur cepat. Ketujuh kebiasaan tersebut dapat menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari yang secara perlahan membentuk karakter positif.
Pesan tersebut diperkuat dengan pepatah Arab, “Syubbanul yaum rijalul ghad,” yang bermakna pemuda hari ini adalah pemimpin masa depan. Masa muda, lanjutnya, merupakan kesempatan penting untuk mempersiapkan diri melalui dua hal utama, yaitu menuntut ilmu dan membiasakan kebiasaan baik yang tercermin melalui karakter serta akhlak.
Pada bagian akhir amanat, Murid diingatkan agar menjaga pergaulan dan tidak mengabaikan akhlak dalam kehidupan sehari-hari. Ilmu yang bermanfaat juga perlu diperoleh dengan mengikuti petunjuk guru, termasuk mematuhi aturan yang berlaku di Madrasah.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa pendidikan tidak hanya berkaitan dengan pengetahuan, tetapi juga pembentukan kebiasaan dan akhlak sebagai bekal menghadapi masa depan. (MTs/Ahmad)

0 Komentar