Banjar, 16 Oktober 2026 - Kualitas ibadah salat tidak hanya berkaitan dengan gerakan yang tepat, tetapi juga bacaan yang dilafalkan sesuai tuntunan agama. Pemahaman inilah yang menjadi perhatian dalam kegiatan Halaqoh Tahsin 3 perempuan MTs Assalam Martapura pada Jumat, 16 Oktober 2026. Bertempat di kelas VII Al-Mu’id, kegiatan berlangsung pukul 07.30–08.40 WITA dengan bimbingan Salasiah bersama Murid Halaqoh Tahsin 3 perempuan.
Dalam kegiatan tersebut, Salasiah membimbing Murid mempelajari dan melafalkan bacaan salat dengan baik dan benar. Pembelajaran diarahkan pada ketepatan pengucapan setiap bacaan agar Murid tidak sekadar menghafal urutannya, tetapi juga memahami pentingnya melafalkan bacaan secara cermat ketika menjalankan ibadah sehari-hari.
Salat merupakan rukun Islam kedua dan menjadi kewajiban bagi setiap Muslim yang memenuhi ketentuan syariat. Oleh karena itu, pembiasaan mempelajari tata cara salat perlu dilakukan sejak dini. Selain memperhatikan gerakan, Murid juga perlu mengenali bacaan-bacaan yang menyertai pelaksanaan salat agar ibadah dapat dilakukan sesuai tuntunan Islam.
Salasiah menjelaskan materi dengan menekankan bahwa dalam salat terdapat rukun fi’li dan rukun qauli. Rukun fi’li berkaitan dengan gerakan atau perbuatan dalam salat, sedangkan rukun qauli berkaitan dengan bacaan atau ucapan tertentu yang menjadi bagian dari rukun salat. Keduanya memiliki kedudukan penting sehingga perlu dipelajari secara sungguh-sungguh.
Melalui bimbingan tersebut, Murid memperoleh kesempatan untuk memperhatikan pelafalan bacaan salat sekaligus memperbaiki bagian yang masih kurang tepat. Latihan secara berulang diharapkan membantu Murid semakin terbiasa mengucapkan bacaan dengan jelas dan benar. Kebiasaan ini juga dapat menjadi bekal ketika mereka melaksanakan salat secara mandiri di rumah maupun berjamaah di madrasah.
Kegiatan Halaqoh Tahsin 3 perempuan ini menjadi salah satu bentuk pembinaan keagamaan di MTs Assalam Martapura yang menghubungkan pembelajaran dengan praktik ibadah sehari-hari. Pengetahuan yang diperoleh tidak berhenti sebagai materi di kelas, tetapi diharapkan diterapkan secara konsisten dalam kehidupan Murid.
Melalui kegiatan ini, MTs Assalam Martapura terus mendorong tumbuhnya kesadaran beribadah, kedisiplinan, dan kecermatan dalam menjalankan kewajiban agama. Dengan memahami gerakan sekaligus bacaan salat, Murid diharapkan semakin siap melaksanakan ibadah secara benar dan penuh kesungguhan. (MTs/Ahmad)

0 Komentar