Banjar, 17 Oktober 2026 — Rangkaian kegiatan Sabtu Khusyuk di MTs Assalam Martapura ditutup dengan tausiah yang berlangsung di aula madrasah pada Sabtu (17/10/2026) pukul 08.11 WITA. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan spiritual murid sekaligus penguatan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.
Tausiah disampaikan oleh Drs. Muhammad Ideris, guru mata pelajaran Tahfidz, Fikih, Al-Qur’an Hadis sekaligus pelatih tilawah MTs Assalam Martapura. Kegiatan diikuti seluruh murid laki-laki kelas VII Al-Bashir, VIII Al-Aziz, dan IX Ar-Rasyid, serta murid perempuan kelas VII Al-Mu’id, VIII An-Nashir, dan IX Al-Quddus.
Tausiah menjadi rangkaian terakhir setelah murid mengikuti Dzikir Pagi dan Sholat Dhuha berjamaah. Ketiga kegiatan tersebut disusun sebagai bentuk pembiasaan ibadah yang diharapkan mampu menumbuhkan ketenangan hati, meningkatkan kedekatan kepada Allah Swt., serta membangun karakter murid yang berakhlak mulia.
Pelaksanaan kegiatan di aula merupakan bentuk penyesuaian agenda madrasah akibat kondisi kabut asap yang tebal. Kegiatan ekstrakurikuler yang semula direncanakan diganti dengan aktivitas keagamaan di dalam ruangan. Dengan penyesuaian tersebut, pembinaan karakter dan spiritualitas murid tetap dapat dilaksanakan dengan mempertimbangkan kondisi lingkungan.
Melalui tausiah, murid memperoleh kesempatan untuk mendengarkan nasihat keagamaan dan merenungkan pentingnya menerapkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai seperti menjaga perkataan, menghormati guru dan orang tua, mempererat persaudaraan, serta membiasakan perilaku terpuji merupakan bagian penting dari pembentukan pribadi muslim yang baik.
Suasana kegiatan diharapkan menjadi momentum bagi murid untuk tidak hanya menjalankan ibadah sebagai rutinitas, tetapi juga memahami makna dan manfaatnya. Pembiasaan melalui Dzikir Pagi, Sholat Dhuha, dan tausiah menjadi upaya madrasah dalam mengintegrasikan pendidikan agama dengan pembentukan karakter.
Melalui program Sabtu Khusyuk, MTs Assalam Martapura terus mendorong terciptanya lingkungan madrasah yang religius, disiplin, dan berorientasi pada pembinaan akhlak. Rangkaian kegiatan ini diharapkan membawa manfaat bagi murid serta menjadi bekal dalam menjalani aktivitas sehari-hari. (MTs/Ahmad)

0 Komentar